Kecamatan Selaawi

Kecamatan Selaawi Sentra Kerajinan Bambu dan Sangkar Burung. Kecamatan Selaawi secara administratif berada di paling utara Kabupaten Garut. Berbatasan dengan Kecamatan Limbangan, Kecamatan Malangbong dan Kecamatan Cibugel Sumedang selatan.

Memang kecamatan ini tidak terlalu populer di kalangan masyarakat biasa karena letaknya yang menjorok dan bukan pilihan transportasi publik yang umum dipakai.   Untuk mencapai Kecamatan Selaawi kita melewati Kecamatan Limbangan dan kemudian belook ke kiri ke jalan kecil menggunakan jalan kabupaten ke arah Kecamatan Cibugel Kabupaten Sumedang.

 

Profil Kecamatan Selaawi

Kondisi geofisik Kecamatan Selaawi  Kabupaten Garut terdiri dari hamparan tanah kebun yang cenderung kering, dipadu oleh sedikit persawahan dan perbukitan. Kondisi ideal untuk pengembangan agropolitan, atau paling tidak sentra peternakan sapi potong.

Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakanla) Kabupaten Garut sejak lama berencana mengembangkan sentra sapi potong di Kecamatan Selaawi dengan pusat kelompok di Samida. Rencana pengembangan sapi potong yang tersentralisir  tersebut.

Menemui kendala lahan yang terpecah-pecah kepemilikannya, sehingga usaha sapi potong yang berkembang hanya berupa spot-spot peternakan pribadi saja tidak dalam satu hamparan besar.

Desa di Kecamatan Selaawi

Desa-desa yang terdapat di Kecamatan Selaawi adalah sebagai berikut:

  • Desa Cigawir
  • Desa Putrajawa
  • Desa Mekarsari
  • Desa Selaawi
  • Desa Cirapuhan
  • Desa Samida
  • Desa Pelitaasih

Produktivitas warga desa yang menonjol di Selaawi adalah kerajinan bambu yang  menjadi salah satu aktivitas utama masyarakat. Produk yang umum dikenal dari kerajinan ini salah satunya adalah  pembuatan sangkar burung.

Meledaknya hobi masyarakat memelihara burung menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat Selaawi karena itu artinya peningkatan permintaan sangkar burung dari bambu. Peluang itu disadari sekali oleh pemerintah Kecamatan Selawi didukung oleh pemerintahan desa yang ada di Kecamatan Selaawi.

Berbagai terobosan dilakukan oleh pak Camat dan dukungan pemerintahan desa yang cukup solid menjadikan kecamatan ini selalu unggul dalam berbagai kesempatan unjuk kebolehan di berbagai lomba. Baik terkait dengan tatakelola pemerintahan maupun dalam hal pengembangan komoditas berbasis keunggulan dan potensi lokal.

Tekad pak camat selaawi Ridwan Effendi untuk mengembangkan selaawi sebagai salah satu pusat kerajinan bambu (terutama sangkar burung) sangat keren. Kondisi demikian telah mendorong kecamatan ini menjadi model untuk kecamatan lain dalam mengembangkan potensi daerah.

Mimpi pak Camat bukan saja membawa Kecamatan Selaawi  eksis di level kabupaten dan mendorng penigkatan kesejahteraan masyarakatnya, tetapi terus berupaya untuk menjadi juara di level yang lebih tinggi, mampu eksis di level nasional.  Secara simbolik dibuatkan semacam prototipe besar berupa patung sangkar burung berukuran raksasa di samping Kecamatan Selaawi, bangunan ini seolah ingin memberi penegasan bahwa komitmen pengembangan kerajinan bambu untuk sangkar burung adalah keputusan tidak main-main.

Ternyata komitmen kuat Camat Selaawi Ridwan Effendi bukan hanya dalam pengembangan produk unggulan berbasis sumber daya lokal berupa awi (bambu), sesuai dengan namanya “selaawi” dimana “awi”  dalam bahasa sunda berarti “bambu”. Camat selaawipun sangat kuat komitmen dan visinya dalam pengembangan pelayanan publik menggunakan teknologi aplikasi yang dibuatkan secara online.

Semua idenya dituangkan ke dalam bentuk bentuk form, prosedur dan output pelayanan yang kemudian saat ini sudah jadi dan digunakan.  Hasil kerja keras semua pihak dipimpin oleh Camat Kecamatan Selaawi, merupakan pioner dalam implementasi desa dan kecamatan online.

Pengalaman KlikDesa di Kecamatan Selaawi

Tim klikdesa.com pada pertengahan tahun 2016 pernah berdiskusi dengan Camat Selaawi tentang aplikasi desa, aplikasi kecamatan dan pemetaan desa online.  Tim cukup terkejut setelah diberi penjelasan bahwa kecamatan ini telah menerapkan konsep e kecamatan bahkan sebelum kecamatan lain di Kabupaten menyadari pentingnya hal tersebut.

Dari diskusi diperoleh gambaran bahwa pihak Kecamatan aktif dalam pelatihan desa, pendampingan desa, sosialisasi aplikasi desa, sampai dengan implementasi. Jenis aplikasi yang dikembangkan antara lain  aplikasi kependudukan dan surat-menyurat dan berbagai fitur aplikasi desa lainnya dibutuhkan desa.

Pada tahun 2017 gebrakan Kecamatan Selaawi semakin serius, dari akun facebook Camat Selaawi Ridwan Effendi terlihat bahwa pendekatan pengembangan kawasan sekarang sudah mulai mendekati kementerian, hasilnya cukup menggembirakan dimana konsep pengembangan kawasan memperoleh apresiasi dari pemerintah pusat.

Kita tentu mendoakan semoga apa yang telah dibuat dan kembangkan dan diperjuangkan oleh Camat dan jajarannya juga oleh desa-desa di lingkungan Kecamatan Selaawi mendapat hasil yang sepadan.

Dari kecamatan Selaawi Kabupaten Garut kita bisa belajar bahwa visi pimpinan dan komitmen yang kuat serta metode yang relevan bila secara sabar dan tekun dikomunikasikan kepada masyarakat, maka akan membawa perubahan berarti.

Pelatihan desa tentu bukan merupakan hal  mudah, apalagi bagi desa yang biasa melakukan banyak  hal dengan manual, berbagai kendala SDM tersebut ternyata bisa diatasi oleh keteladanan dan kesungguhan seorang Camat.

Peta Lokasi Kecamatan Selaawi

KOMENTAR